Senin, 09 Februari 2015

Aku dan Serum-G

Assalamu'alaikum ..




Kau dan aku bukanlah sepasang pengantin dengan sepasang cincin di jari manis. Kita tidak sedekat itu. Bukan pula sepatu dengan talinya yang saling melengkapi dalam tiap langkah. Kita adalah bagian dari peluh dunia yang mencoba berusaha menggapai surga. Kau adalah keluarga dan aku adalah bagian yang bahagia karena bisa bersama.
G. FMIPA. Dia bukanlah sebuah medan perang. Seperti kau yang bukan bentuk pemberontakan. Kau dan aku hanya tidak ingin menjadi bagian dari kelompok yang berteriak “Lalu aku harus apa?” kepada G dengan berbagai kepala di dalamnya. Kepada FMIPA yang mungkin bagai ladang dengan beberapa pintu bertuliskan menuju surga di atasnya. Ya. Kita adalah bagian dari peluh dunia yang mencoba berusaha menggapai surga.
G. FMIPA. Dia adalah lukisan besar nan indah penuh warna. Disana kau dan aku bisa bergandeng mesra lewat getar bernama dakwah. Di G, meski sejenak, tapi hembus napas kita pernah singgah dalam pelayaran bertemakan kehidupan FMIPA. Maka daya apa yang kita punya selain melukiskan cinta di raut wajah G yang semakin menua. Melukiskan cinta dengan warna yang membuat kau dan aku mensyukuri nikmat-Nya.
Terakhir. Ingin kuhampiri kau dan kubisikkan sedikit kata, “Alhamdulillah, kita masih bersama. Kau dan aku harus semangat, karena cinta Allah itu luar biasa.”

~~~
 Kemarin sore saat SLP (Serum-G Leadership Program) day 1, salah satu tulisan aku di bacain nih. Jadi pengen share ^^. Komentar aku sendiri tentang tulisan pertama yang pernah di baca di umum adalah belum fokus. Yup, amatir seperti aku ini belum punya titik fokus dalam menulis. Semoga kedepannya makin baik lagi dalam dunia tulis menulis. ^^

Wassalamu'alaikum ..
 Sumber Gambar : eric-casper deviantart